Browsing All Posts filed under »jejakubikel«

Sesuatu Tentang Alena

December 20, 2010

5

“Kulit putih, rambut sebahu, dress merah?” “Iya La, yang itu.” Sebenarnya aku tak suka diramal. Ini hanya iseng. Keinginan yang muncul tiba-tiba, sejak seminggu lalu aku melihat gadis itu di kafe ini. Ia duduk sendirian, lalu menyunggingkan senyum manisnya ke arahku. Entah bagaimana, hingga detik ini aku tak juga bisa mengenyahkan sosoknya dari kepalaku. Peramal… [Read more…]

Kopi untuk Bapak

December 18, 2010

4

Seperti biasa, pagi ini ibu menyeduh kopi. “Bapakmu itu, paling cerewet soal kopi. Tak boleh sedikit saja salah takaran. Bagaimana mungkin lidahnya begitu mahir mengukur jumlah bubuk kopi?” Keluhnya sambil mengukur gunungan kopi pada sebuah sendok kecil. “Padahal selalu ibu ingatkan, terlalu banyak kopi tak baik untuk kesehatan. Maagnya sudah sering kambuh. Belum lagi penyakit… [Read more…]

Sepandai-pandainya Tupai Melompat..

December 14, 2010

2

Ulangan Sejarah, soal pilihan ganda. Di menit kesepuluh, beberapa tangan mulai merayap ke kolong meja. Beberapa lainnya merogoh kantong rok dan celana, mengambil handphone masing-masing. Pak Darto duduk di depan, berkutat dengan tumpukan kertas sambil sesekali mengamati kami dari balik kacamatanya. Aku mulai menarikan jariku pada tombol-tombol yang sudah kuhapal posisinya, sementara mataku tetap terpaku… [Read more…]

Suatu Hari di Tahun 2002

December 14, 2010

1

“Halo!” “Sayang, kamu harus tolong aku! Ini penting, aku gak punya banyak waktu. Di rumahku ada orang tak dikenal. Aku sendiri di kamar. Pintu depan tadi didobrak, suara laki-laki, dua atau tiga orang. Sepertinya mereka maling, atau perampok. Aku mau buka pintu, tapi takut. Bagaimana kalau aku langsung dibekap, diperkosa, lalu dibunuh? Aduh, suara mereka… [Read more…]

Sepuluh Hati yang Retak

December 13, 2010

1

“Kau pasti sudah dengar kasus yang sedang kuselidiki. Pembunuh berdarah dingin. Kesembilan korbannya pria beristri. Terbunuh dengan mengerikan. Darah di mana-mana. Tak ada jejak kecuali hati yang retak, digambar pada pipi menggunakan lipstik merah menyala. Pria-pria itu tengah berbohong. Hasil penyelidikan menunjukkan adanya perselingkuhan. Kukatakan pada pihak kepolisian, bisa jadi pembunuhnya perempuan. Motifnya mungkin balas… [Read more…]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 88 other followers