Catatan Nama dan Rahasia

(bersama Ed @eswlie)

 

1.
Suatu hari kita saling menggambar sore berangin dan bangku taman:
di sana kau adalah waktu dan aku kecemasan.
Sedikit jarak di antara kita cukup untuk meletakkan
alamat-alamat paling jauh dan kesedihan sepasang nama.

 

2.
Kau mencatat apa saja yang harus kaulupakan bulan ini
lalu menempelkannya di depan cermin dan lemari-lemari.
sebab mungkin ingatan hanya rasa curiga, atau cahaya yang hilang
dan kata-kata yang mengapung dalam garis besar yang tak tampak.

 

3.
Aku bercermin banyak-banyak dan memutuskan
bahwa sepi selalu perlu lebih banyak warna oranye.
setahun lalu sebelum pergi kamu memberiku perona pipi
dan sejak itu aku hari ulang tahun yang terkurung di dalam hujan.

 

4.
Orang-orang menumbuhkan nama di dada dan
menimbun rahasia di punggung mereka.
Tapi kartu pos, juga kado-kado, selalu lebih sunyi dari nama dan rahasia,
seperti saat kita bersembunyi dari yang pernah sedih dan anonim.

 

5.
hujan yang baru dimulai dan kangen basi
dalam cangkir-cangkir kecil: di kedai kopi,
di meja untuk dua, di alinea terakhir,
tak akan ada tempat tanpa waktu dan rahasia untuk kita.

 

6.
lalu kuingat kita bicara tahun dan mengenalnya
sebagai hujan lain yang tak pernah berhenti,
atau mungkin tulisan-tulisan sejauh ribuan kilometer yang
terlepas dari catatan di depan cermin atau lemari.

Advertisements

Author: Disa Tannos

I flit, I float, I fleetly flee, I fly ~The Sound of Music

1 thought on “Catatan Nama dan Rahasia”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s