Three Years Later

Three years ago, I stopped writing poetry. People kept asking me. I kept asking myself. For a while, I still tried. I still picked up my pen and notebook almost everyday, only to find myself staring at the blank page. The truth is: it was driving me insane. Something that used to heal me ended up … Continue reading Three Years Later

Advertisements

Surat Tahun Baru buat Gonggong

Kepada Gonggong*.   Kemarin kita bicara sajak. Sajak-sajak Cina klasik. Dan aku sudah berlatih berminggu-minggu untuk membisikkan salah satunya di telingamu. Lalu kau tersenyum, sembari protes karena pelafalanku yang tetap saja kacau dari tahun ke tahun. Tapi aku mengatakan padamu, wo xianzai xue xi han yu, hati-hati dan pelan-pelan. Kemarin kita bicara sajak. Sajak-sajak Indonesia … Continue reading Surat Tahun Baru buat Gonggong

Cerita yang Selesai pada Suatu Hari Minggu

: Arnellis Ini tentang nona dan cerita miliknya sendiri. Tak ada yang baru selain kehilangan dan penyair dengan apel manis beracun— dongeng anak-anak gadis yang mengalir ratusan tahun. Hanya saja ia bukan putri-putri penyabar dan dungu yang menunggu di depan tungku atau puncak menara batu; ini cerita nona yang tak serapuh perempuan punya Minke. Ia … Continue reading Cerita yang Selesai pada Suatu Hari Minggu